penyaluran bantuan langsung tunai dana desa (blt-dd) tahap I TAHUN 2026

20 Mei 2026
Administrator
Dibaca 27 Kali
penyaluran bantuan langsung tunai dana desa (blt-dd) tahap I TAHUN 2026

Penyaluran bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) Tahap I tahun 2026 rabu, 20 Mei 2026 di aula balai pekon pekon balak 

Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan yang dibayarkan sekaligus untuk periode Januari, Februari, dan Maret 2026.

Penyaluran BLT-DD tahap pertama tersebut juga dirangkaikan dengan pembagian insentif bagi lembaga pekon sebagai bentuk penghargaan atas kinerja dan pengabdian yang telah dilaksanakan selama ini.

Peratin Pekon Balak, Sarnada, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena bantuan masih dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, meskipun jumlah KPM mengalami pengurangan akibat berkurangnya alokasi Dana Desa.

Ia menjelaskan, dari 14 KPM penerima, terdapat beberapa warga lanjut usia yang tidak dapat hadir secara langsung di balai pekon. Bantuan tersebut nantinya akan diserahkan langsung ke rumah masing-masing penerima.

“Gunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk kebutuhan pokok dan kesehatan keluarga, jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak penting,” ujar Sarnada.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat terkait banyaknya kepesertaan BPJS yang terputus karena tidak lagi memenuhi kriteria penerima bantuan pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Sarnada turut mengajak masyarakat menjaga kerukunan antarwarga serta mematuhi berbagai imbauan pemerintah, khususnya terkait kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah.

“Jangan membuang sampah sembarangan, karena sudah ada peraturan daerah yang mengatur sanksi dan denda bagi pelanggar,” tegasnya.

Mewakili Camat Batu Brak, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Pekon Kecamatan Batu Brak, Siswadi Azis, menyampaikan permohonan maaf dari Camat Batu Brak, Rusman, yang tidak dapat hadir karena sedang menjalankan tugas di luar daerah.

Dalam sambutannya, Siswadi Azis mengatakan bahwa anggaran Dana Desa tahun 2026 mengalami pengurangan sehingga jumlah penerima BLT-DD di setiap pekon juga ikut berkurang.

“Pekon Balak dengan 14 KPM sudah termasuk maksimal, maka patut disyukuri bagi masyarakat yang menerima bantuan ini,” katanya.

Ia berharap bantuan yang diterima benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan utama keluarga serta mendukung kesehatan masyarakat.

Senada dengan itu, Pendamping Pekon, Fasya, menyampaikan bahwa program prioritas Dana Desa tahun 2026 masih fokus pada BLT-DD sebagai upaya menopang ketahanan ekonomi keluarga masyarakat desa.

Menurutnya, Pekon Balak patut bersyukur karena masih mampu menyalurkan BLT-DD sebesar Rp300 ribu per bulan kepada masyarakat penerima manfaat.

Dalam kesempatan tersebut, Fasya juga berpamitan sekaligus memperkenalkan diri sebagai pendamping pekon yang baru bertugas di Pekon Balak setelah sebelumnya bertugas di wilayah Balik Bukit.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Peratin Pekon Balak beserta aparatur pemerintah pekon, Kasi Kesra Kecamatan Batu Brak dan jajaran, lembaga pekon, Babinkamtibmas, Babinsa, pendamping pekon, Ketua TP PKK Pekon Sinarsih, serta seluruh kader pekon yang hadir.

Brak, Kabupaten Lampung Barat, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap pertama tahun 2026 kepada 14 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), di Aula Balai Pekon Balak, Rabu (20/5/2026).

Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan yang dibayarkan sekaligus untuk periode Januari, Februari, dan Maret 2026.

Penyaluran BLT-DD tahap pertama tersebut juga dirangkaikan dengan pembagian insentif bagi lembaga pekon sebagai bentuk penghargaan atas kinerja dan pengabdian yang telah dilaksanakan selama ini.

Peratin Pekon Balak, Sarnada, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena bantuan masih dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, meskipun jumlah KPM mengalami pengurangan akibat berkurangnya alokasi Dana Desa.

Ia menjelaskan, dari 14 KPM penerima, terdapat beberapa warga lanjut usia yang tidak dapat hadir secara langsung di balai pekon. Bantuan tersebut nantinya akan diserahkan langsung ke rumah masing-masing penerima.

“Gunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk kebutuhan pokok dan kesehatan keluarga, jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak penting,” ujar Sarnada.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat terkait banyaknya kepesertaan BPJS yang terputus karena tidak lagi memenuhi kriteria penerima bantuan pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Sarnada turut mengajak masyarakat menjaga kerukunan antarwarga serta mematuhi berbagai imbauan pemerintah, khususnya terkait kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah.

“Jangan membuang sampah sembarangan, karena sudah ada peraturan daerah yang mengatur sanksi dan denda bagi pelanggar,” tegasnya.

Mewakili Camat Batu Brak, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Pekon Kecamatan Batu Brak, Siswadi Azis, menyampaikan permohonan maaf dari Camat Batu Brak, Rusman, yang tidak dapat hadir karena sedang menjalankan tugas di luar daerah.

Dalam sambutannya, Siswadi Azis mengatakan bahwa anggaran Dana Desa tahun 2026 mengalami pengurangan sehingga jumlah penerima BLT-DD di setiap pekon juga ikut berkurang.

“Pekon Balak dengan 14 KPM sudah termasuk maksimal, maka patut disyukuri bagi masyarakat yang menerima bantuan ini,” katanya.

Ia berharap bantuan yang diterima benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan utama keluarga serta mendukung kesehatan masyarakat.

Senada dengan itu, Pendamping Pekon, Fasya, menyampaikan bahwa program prioritas Dana Desa tahun 2026 masih fokus pada BLT-DD sebagai upaya menopang ketahanan ekonomi keluarga masyarakat desa.

Menurutnya, Pekon Balak patut bersyukur karena masih mampu menyalurkan BLT-DD sebesar Rp300 ribu per bulan kepada masyarakat penerima manfaat.

Dalam kesempatan tersebut, Fasya juga berpamitan sekaligus memperkenalkan diri sebagai pendamping pekon yang baru bertugas di Pekon Balak setelah sebelumnya bertugas di wilayah Balik Bukit.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Peratin Pekon Balak beserta aparatur pemerintah pekon, Kasi Kesra Kecamatan Batu Brak dan jajaran, lembaga pekon, Babinkamtibmas, Babinsa, pendamping pekon, Ketua TP PKK Pekon Sinarsih, serta seluruh kader pekon yang hadir.